Rektor Unisla: Adanya Informasi Geospasial, Dunia Serasa dalam Genggaman

Home / Berita / Rektor Unisla: Adanya Informasi Geospasial, Dunia Serasa dalam Genggaman
Rektor Unisla: Adanya Informasi Geospasial, Dunia Serasa dalam Genggaman Rektor Unisla Bambang Eko Muljono (kiri), seusai sosialisasi Diseminasi Informasi Geospasial, hasil kerjasama dengan Anggota DPR-RI, Komisi VII, Nasyirul Falah Amru, di Aula Unisla, Senin (27/11/2017). (Foto: Ardiyanto/TIMES Indonesia)

TIMESBONDOWOSO, LAMONGAN – Beranjak dari Badan Informasi Geospasial (BIG) dengan Sistem Informasi Geospasial (IG) yang menjadi sarana efektif untuk melihat peta dengan segala isinya, serasa dunia dalam genggaman di era teknologi ini.

“BIG memberikan informasi bahwa dunia hanya segenggam tangan. Apalagi TI frendly dengan dunia ini,” kata Rektor Universitas Islam Lamongan (Unisla) Bambang Eko Muljono, seusai sosialisasi Diseminasi Informasi Geospasial, hasil kerjasama dengan Anggota DPR-RI, Komisi VII, Nasyirul Falah Amru, di Aula Unisla, Senin (27/11/2017). 

IG yang bisa menginformasikan menyangkut lokasi dan keberadaan suatu objek pada permukaan bumi dan laut secara mendetail, sanggup memotret potensi-potensi yang ada di suatu daerah dengan didukung kemajuan teknologi internet, memang membuat dunia akan berada dalam genggaman. 

Apalagi sekarang dengan semakin menjamurnya perangkat, kebutuhan akan informasi semakin mendesak. Bahkan dunia tidak ada dalam genggaman tanpa mengaksesnya.

“Dengan kemampuan teknologi dan ilmu dasar yang dipelajari maka informasi dapat diakses dimanapun dan kapanpun,” ujarnya.

“Perikanan bisa tahu cocok dengan ikan tahu cocoknya dengan ikan apa, IG bisa digunakan. Kami terimakasih paga BIG dan (DPR) Anggota DPR-RI, Komisi VII, Nasyirul Falah Amru dapat peduli ke Lamongan,” kata Bambang mencontohkan.

Menurut Bambang, Unisla mendapat rezeki yang luar biasa dengan kehadiran BIG, sehingga para mahasiswa bisa mengetahui pentingnya informasi geospasial yang bisa melihat dengan cepat, akurat dan update terkini.

“Sosialisasi mengenai keberadaan dan pentingnya informasi geospasial ini sangat diperlukan dan saya yakin belum seluruh orang di Indonesia mengetahui,” ujar Bambang.

Ia pum berharap, BIG dapat mengadakan diklat, sehingga para mahasiswa ini dapat berkembang dengan SIG.

“SIG sangat bermanfaat,  untuk cari ikan saja bisa dengan informasi geografis ini. Mangkanya mahasiswa harus memanfaatkan benar-benar kegiatan ini,” tuturnya.

Sementara di sisi lain, Tim Ahli dari Anggota DPR RI, Nasyirul Falah Amru, Nismanto Bakti, berharap mahasiswa bisa memahami sosialisasi yang dijalankan BIG.

“Yang kami harapkan para akademika memahami betul ada sebuah lembaga yang sangat potensial yang sekarang belum diminati, karena itu kami bawa kemari untuk mensosialisasikan BIG ini,” ucap Nismanto. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com