Siti Munifah Promosi ke Kementan, STPP Malang Miliki Ketua Baru

Home / Berita / Siti Munifah Promosi ke Kementan, STPP Malang Miliki Ketua Baru
Siti Munifah Promosi ke Kementan, STPP Malang Miliki Ketua Baru Penyerahan memo jabatan dari Ketua STPP Malang sebelumnya Dr Ir Siti Munifah MSi (kanan) kepada Ketua STPP Malang yang baru Ir Fathan A Rasyid MAgr (kiri), Senin (27/11/2017) di aula Sasana Giri Sabha. (FOTO: Humas STPP Malang for TIMES Indonesia) 

TIMESBONDOWOSO, MALANG – Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang memiliki pimpinan baru. Ketua STPP Malang yang lama, Dr Ir Siti Munifah MSi menduduki jabatan baru, sebagai Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian BPPSDMP Kementerian Pertanian (Kementan). Ketua STPP Malang kini dijabat oleh Ir Fathan A Rasyid MAgr. Sebelumnya, Fathan A Rasyid menjabat Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian Kementan.

Acara pisah sambut Ketua STPP Malang berlangsung Senin (27/11/2017) di Aula Sasana Giri Sabha. Bersamaan dengan itu, digelar pisah sambut dengan Kepala Balai Besar Penyuluhan Penyuluhan Pertanian (BBPP) Ketindan. Kepala BBPP Ketindan yang lama drh Djajadi Gunawan MPH akan memasuki masa purna bhakti. Penggantinya adalah Dr drh Kresno Suharto MP.

Dalam kesempatan itu, Siti Munifah menyampaikan terima kasih kepada segenap civitas akademika STPP Malang. Selama hampir 3,5 tahun kepemimpinannya, STPP Malang menunjukkan kemajuan berarti menjadi lebih baik.

Dia menyebut diantaranya, keberhasilan STPP Malang meraih akreditasi B pada 2016. "Ini yang pertama diantara STPP lainnya," ucap Munifah di hadapan ratusan undangan yang hadir.

Tahun 2017, STPP Malang berhasil mengantongi akreditasi A untuk jurusan Penyuluhan Pertanian dan akreditasi B untuk jurusan Penyuluhan Peternakan.

Perpustakaan STPP Malang juga menunjukkan peningkatan performa, baik tampilan maupun sistem pelayanan. Perpustakaan STPP Malang menjadi satu-satunya di lingkup STPP yang sudah meraih akreditasi B oleh Perpustakaan Nasional.

Selain itu, STPP Malang juga dipercaya sebagai institusi yang dapat menyelenggarakan uji kompetensi assesssment penyuluhan pertanian. Pun dengan Unit Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (UPPM) STPP Malang yang gencar melaksanakan pelatihan teknis bekerja sama dengan berbagai institusi, termasuk memfasilitasi masyarakat.

STPP Malang, lanjutnya, bersiap melakukan transformasi pendidikan. Upaya nyata dengan menerapkan sistem pembelajaran berbasis teaching factory. Penerapan kurikulum ini diharapkan meningkatkan kemampuan peserta didik dan tenaga pengajar menuju terciptanya calon wirausahawan muda pertanian.

Sementara itu, Fathan A Rasyid mengaku siap untuk meneruskan program yang telah berjalan dengan baik. Alumni Institut Pertanian Bogor (IPB) berharap, selama memimpin STPP Malang bisa meningkatkan kreativitas dan bermanfaat bagi semua.

"Mudah mudahan dalam waktu singkat, bersama dengan civitas akademika (STPP Malang), bisa bermanfaat buat semua," kata Fathan.

Di akhir perkenalan singkatnya, Fathan siap membangun sinergi dan menyelesaikan permasalahan secara bersama-sama.

"Bekerja dengan hati agar semua persoalan bisa diselesaikan dengan baik," tandasnya.

Acara pisah sambut ini dihadiri langsung oleh Kepala BPPSDMP Kementerian Pertanian, Dr Ir Momon Rusmono MS. Dalam arahannya, dia meminta pendidikan di STPP berorientasi menjadikan lulusan sebagai job creator.

"Menjadi wirausahawan muda bidang pertanian. Mahasiswa STPP Malang disiapkan menjadi calon wirausahawan yang mempunyai pengetahuan di bidang penyuluhan," terangnya.

Momon juga berpesan agar ada penyempurnaan pola rekrutmen mahasiswa baru, mengingat peminat semakin banyak. Selain mahasiswa, dosen pun harus disiapkan. Ada keharusan bagi dosen untuk mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Selain juga diikuti dengan sarana prasarana yang mendukung pada orientasi pembelajaran teaching factory yang diterapkan STPP Malang.

Di akhir acara, dilakukan penyerahan memo jabatan dari Ketua STPP Malang dan Kepala BBPP Ketindan yang lama kepada yang baru. Selain para dosen dan tenaga kependidikan, acara ini dihadiri oleh perwakilan dari TNI, Polri dan forum pimpinan daerah se-Malang Raya. (*)

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com