Pramuka SMK PP Kampanye Hidup Sehat dengan Gerakan Pungut Sampah

Home / Pendidikan / Pramuka SMK PP Kampanye Hidup Sehat dengan Gerakan Pungut Sampah
Pramuka SMK PP Kampanye Hidup Sehat dengan Gerakan Pungut Sampah Anggota Pramuka SMK PP Tegalampel Bondowoso saat memungut sampah saat CFD di Alun-alun RBA Ki Ronggo (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESBONDOWOSO, BONDOWOSO – Gerakan Pramuka di SMK PP Tegalampel Bondowoso terus mengkampanye hidup sehat, dengan program Gerakan Pungut Sampah (GPS).

Bahkan untuk memaksimalkan kampanye tersebut, Pramuka SMK PP Tegalampel menggandeng pihak Puskesmas dalam hal ini dengan bagian Promosi Kesehatan (Promkes).

Pembina Pramuka, SMK PP Tegalampel, Sujina menjelaskan, bahwa Program GPS sendiri dilaksanakan setiap hari Minggu, di Alun-alun RBA Ki Ronggo.

Pramuka-Bondowoso-a.jpg

“Setelah itu kami langsung menyisir ke sekolah kami sendiri,” paparnya.

Selain itu, program GPS ini juga berlangsung ketika memperingati hari Peduli Sampah, beberapa waktu lalu. Yakni dengan membersihkan jembatan yang kotor akibat sampah.

Sementara itu, Petugas Promkes Puskesmas Tegalampel yang mendampingi adik-adik Pramuka, Lusi Anggar Setiawati mengatakan, bahwa sampah itu dibedakan menjadi sampah medis dan non medis. Serta organik dan unorganik.

“Yang sangat berbahaya terhadap lingkungan dan kesehatan adalah sampah medis. Serta unorganik seperti plastik, karena tidak bisa diurai hingga ratusan tahun,” paparnya.

Menurutnya, selain memberikan pendampingan dengan anak-anak Pramuka, pihak kesehatan juga bekerja sama dengan DLH.

Pramuka-Bondowoso-b.jpg

“Kegiatan adik-adik ini sangat bagus sekali. Bahkan kalau kita di Safari Husada, tahun depan kita programkan untuk ada bakti sosial,” paparnya.

Menurutnya, dalam Saka Bakti Husada, ada sekitar enam krida untuk mengampanyekan peduli lingkungan dan hidup sehat.

“Ada bina keluarga sehat. Kita ajari perawatan ibu hamil, sampai bayi baru lahir. Diharapkan adik-adik menjadi kepanjangan tangan kami untuk melakukan penyuluhan di masyarakat,” harapnya.

Selain itu, juga ada krida penyakit. Mulai penyakit menular dan tidak menular. Kemudian juga ada program Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), serta krida bina lingkungan, yakni Pramuka diajari tentang rumah sehat, dan lain-lain.

“Serta ada juga krida tentang PHBS. Ada PHBS sekolah, adik-adik diajari ada berapa indikator,” sambungnya.

Dia berharap, Andika Pramuka SMK PP Tegalampel nantinya, memulai semua program itu dari intern sekolah baru kemudian ke masyarakat luas. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com