Aturan Minum Air untuk Menghindari Dehidrasi dari Ahli Gizi

Home / Gaya Hidup / Aturan Minum Air untuk Menghindari Dehidrasi dari Ahli Gizi
Aturan Minum Air untuk Menghindari Dehidrasi dari Ahli Gizi ILUSTRASI - Minum air putih. (FOTO: Halodoc)

TIMESBONDOWOSO, JAKARTA – Mencukupi kebutuhan air menjadi salah satu cara untuk menghindari dehidrasi. Namun, Anda tak bisa sembarang minum air. Ahli gizi di Los Angeles, Kimberly Snyder, yang menangani sejumlah selebriti Hollywood seperti Reese Witherpoon, dan Drew Barrymore, mengungkap bagaimana ia memastikan kliennya tetap terhidrasi. Bagaimana caranya? Yuk, simak ulasannya berikut.

1. Sesuaikan asupan air

Delapan gelas air, telah lama dianggap sebagai jumlah esensial agar tetap terhidrasi. Tapi menurut Snyder, sebenarnya jumlah itu tergantung kebutuhan, aktivitas, dan faktor suhu di luar.

Ia menyarankan takaran menyesuaikan dengan berat tubuh, yakni 0,5-1 ons (hingga 30 ml) air untuk tiap 1 pon (0,45 kg) berat badan. Misalnya berat badan Anda 140 pon (63,5 kg) maka minumlah air 70-140 ons (2-4 liter) dalam sehari.

2. Minum air bersuhu ruangan

Snyder mengatakan ia selalu mengingatkan kepada kliennya betapa pentingnya minum air dengan suhu ruangan. Menurut Snyder, air dengan suhu ruang lebih menghidrasi ketimbang air dingin.

Air dingin membuat tubuh menghabiskan energi lebih untuk mengubah suhunya sehingga bisa diserap, yang mengakibatkan tubuh justru kehilangan air. Selain itu, air dingin dapat menyebabkan pembuluh darah di perut mengecil, sehingga mengganggu pencernaan dan memperlambat hidrasi.

3. Minum air pagi hari

Awali hari dengan minum air adalah kunci untuk hidrasi. Tubuh sering mengalami dehidrasi saat malam. Hidrasi di pagi hari akan memberi Anda lebih banyak energi, kata Snyder.

Anda juga bisa meminum secangkir air hangat dengan perasan lemon. Air lemon mengandung vitamin C dan mendukung proses pembersihan.

4. Makan makanan yang mengandung air

Snyder mengatakan makanan yang mengandung banyak air juga membantu tubuh terhidrasi. Salah satu favoritnya adalah timun. Timun kaya dengan enzim, vitamin B, nutrien, elektrolit, dan silika. Seledri juga baik, karena mengandung banyak vitamin, mineral, dan serat yang membuat badan segar dan kulit bercahaya.

5. Kompensasi untuk kafein dan alkohol

Kafein dan alkohol adalah diuretik, artinya saat meminumnya, Anda akan buang air kecil lebih banyak dan kehilangan banyak cairan. Untuk memastikan tetap terhidrasi, perbanyak minum Anda. Jika Anda minum satu gelas kopi maka ikuti dengan segelas penuh air.

6. Minum air kelapa

Selama berabad-abad, orang-orang di Asia Tenggara dan Kepulauan Pasifik meminum air dari kepala muda untuk hidrasi. "Itu adalah cara terbaik untuk mengganti air dan elektrolit yang hilang dari tubuh karena cuaca panas,” kata Snyder.

Jadi setelah lama berada di bawah sinar matahari, ahli gizi ini menyarankan untuk menambah asupan air dengan minum air kelapa untuk menghindari dehidrasi(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com