Budidaya Sereh Wangi, Babinsa di Situbondo Ciptakan Peluang Bisnis Baru

Home / Ekonomi / Budidaya Sereh Wangi, Babinsa di Situbondo Ciptakan Peluang Bisnis Baru
Budidaya Sereh Wangi, Babinsa di Situbondo Ciptakan Peluang Bisnis Baru Eko Wahyudi, Babinsa di Situbondo saat memantau penyulingan Sereh Wangi di Desa Sumberkolak (Foto: Uday/TIMES Indonesia)

TIMESBONDOWOSO, SITUBONDO – Dalam dua tahun terakhir ini, Babinsa di Desa Sumberkolak, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Eko Wahyudi menciptakan peluang bisnis baru melalui budidaya sereh wangi dengan memanfaatkan lahan yang kurang produktif. Ia menilai tanaman sereh wangi tersebut tidak membutuhkan perlakuan khusus.

Di sela- sela melaksanakan tugas pokok sebagai anggota TNI di wilayah Kecamatan Panarukan, ia mengajak sejumlah masyarakat untuk melakukan trobosan baru tersebut di Kabupaten Situbondo sebagai tambahan penghasilan, karena tanaman sereh wangi banyak akan manfaat.

Dalam ilmu pertanian, Sereh wangi atau dikenal dengan Cymbopogon nardus. L merupakan salah satu jenis tanaman minyak atsiri, yang tergolong sudah berkembang. Dari hasil penyulingan daunnya diperoleh minyak sereh wangi yang dalam dunia perdagangan dikenal dengan nama Citronella Oil. Minyak sereh wangi Indonesia dipasaran dunia terkenal dengan nama “Citronella Oil of Java”.

Budidaya-Sereh-Wangi-2.jpg

Tidak hanya itu, limbah rumput dari sisa penyulingannya juga masih bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak yang nantinya akan diolah dengan sistem fermentasi termasuk juga limbah minyak juga bermanfaat digunakan untuk pestisida.

“ Jadi, semuanya tidak terbuang percuma, limbah dari penyulingan bisa dibuat ternak sapi dan pestisida, “ ungkapnya, Kamis, (16/1/2020).

Budidaya Sereh Wangi rintisan Eko, Babinsa di Situbondo ini mendapat perhatian warga, sudah banyak yang tertarik dengan bisnis baru di Kota Bumi Shalawat Nariyah, Selain menghijaukan lahan kering, masyarakat juga nanti akan mendapatkan penghasilan tambahan. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com