Area Pencarian Diperluas, Nenek Aryami Belum Juga Ditemukan

Home / Berita / Area Pencarian Diperluas, Nenek Aryami Belum Juga Ditemukan
Area Pencarian Diperluas, Nenek Aryami Belum Juga Ditemukan Proses pencarian nenek Maryami yang hilang di Bukit Tongguk Desa Trotosari Kecamatan Tlogosari Bondowoso (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).

TIMESBONDOWOSO, BONDOWOSO – Pencairan Bunadi Maryami, nenek yang hilang di Bukit Tongguk, Desa Trotosari, Kecamatan Tlogosari, Bondowoso terus berlanjut. Bahkan Basarnas Pos Jember memperluas area pencarian.

Jika semula tim SAR Gabungan Basarnas Pos Jember, membagi empat kuadran lokasi SAR dengan luas pencarian sekitar 6 kilometer. Kini mereka memperluas area pencarian.

Dan SRU (Komandan Search Rescue Unit) Basarnas Pos Jember, Rudi Prahara menegatakan, pencairan sudah sampai ke ujung barat Bukit Tongguk.

“Melipir ke bawah bukit, sampai Desa Sulek. Sudah diperluas sebenarnya mas, tapi masih nihil,” paparnya pada TIMES Indonesia.

Bahkan, kata dia, jejak kebaradaan nenek Aryami belum juga ditemukan. Termasuk diantaranya tidak ditemukan tanda-tanda keberadaannya.

“Namun di hari keempat pencarian (Jumat kemarin). Kami sudah menyusuri semua area perbukitan, tapi tetap nihil,” jelas Rudi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Maryami dinyatakan hilang sejak Senin (9/9/2019). Waktu itu dia bersama warga lainnya, Ibu Ningrum, berangkat ke bukit sekitar Pukul 08:00 WIB untuk mencari kacang Tunggak.

 

BERITA TERKAIT: Empat Hari Hilang di Bukit Tongguk, Nenek Maryami Belum Ditemukan

 

Sekitar pukul 12:00 WIB, temannya mengajak Maryami pulang. Tapi ditolak, karena masih mau mencari lagi.

Pada pukul 16.00 WIB, Maryami belum juga pulang, kemudian malamnya dilakukan pencarian. Tapi nihil.

Kemudian pihak keluarga melaporkan ke pihak terkait, dalam hal ini Pemdes dan BPBD yang diteruskan ke Basarnas.

Baru pada hari Selasa (10/9/2019), SAR gabungan Basarnas Pos Jember, melakukan pencarian terhadap nenek kelahiran 1931 itu. Namun hingga hari keempat pencarian belum juga ditemukan.

Hari ini, Sabtu (14/9/2019) sudah memasuki hari kelima pencarian. Basarnas Pos Jember, terus berupaya mencari keberadaan Nenek Maryami. Sesuai SOP, jika selama tujuh hari belum juga ditemukan, maka Basarnas akan memberhentikan proses pencarian.

Dalam kesehariannya, Nenek Maryami biasa menaiki Bukit Tongguk untuk mencari kacang-kacangan. Bahkan meski badanya agak membungkuk, nenek berusi 88 tahun itu, terbiasa menaiki bukit dengan ketinggian 732 MDPL tersebut. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com