Pemkab Bondowoso Segera Gali Candi Peninggalan Majapahit di Prajekan

Home / Berita / Pemkab Bondowoso Segera Gali Candi Peninggalan Majapahit di Prajekan
Pemkab Bondowoso Segera Gali Candi Peninggalan Majapahit di Prajekan Foto sebagian candi yang ada di Prajekan. (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia)

TIMESBONDOWOSO, BONDOWOSOPemkab Bondowoso, Jawa Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). segera menggali candi yang diperkirakan peninggalan Majapahit, di Desa Prajekan Lor Kecamatan Prajekan.

Rencananya proyek tersebut akan dilakukan pada akhir Juli atau Agustsu 2019 ini.  

Kasi Sejarah dan Kepurbakalaan Disdikbud Bondowoso, Hery Kusdaryanto menerangkan, akan bekerjasama dengan pihak akademisi. Dalam hal ini dari Jurusan Sejarah Universitas Negeri Malang (UM).

foto-sebagian-candi-yang-ada-di-Prajekan-a.jpg

“Sudah direncanakan lama. Tapi menunggu musim kemarau," katanya saat dikonfirmasi sejumlah awak media, Sabtu (13/7/2019).

Kalau ekskavasi ini nanti berhasil, maka menjadi candi pertama dan satu-satunya yang ada di Bondowoso.

“Selama ini, Bondowoso banyak peninggalan di benda Megalit era Pra-sejarah,” sambungnya.

Candi yang akan diekskavasi ini diperkirakan merupakan peninggalan era Majapahit yang saat ini masih terkubur di dalam tanah. Namun belum bisa dipastikan, apakah candi itu merupakan tempat ibadah Hindu atau Buddha.

Dijelaskannya juga, bangunan candi yang belum diberi nama itu, sudah tidak sepenuhnya utuh. Bagian atas candi diperkirakan sudah rusak.

“Karena itu, wacana pemugaran bangunan candi nantinya masih akan dikaji lebih lanjut bersama tim ahli arkeologi dari UM,” jelasnya.

Luas candi diperkirakan empat kali empat meter. Di sana juga ada beberapa gundukan tanah.

“Kita akan ambil dari yang paling bagus. Entah pinggir atau tengah. Kita gali dan tetapkan sebagai bekas candi yang ada di Bondowoso," tuturnya.

Dia berharap candi tersebut nantinya bisa menjadi media pembelajaran bagi akademisi dan masyarakat umum. Tentu juga sebagai objek wisata.

Kajian atas candi di Prajekan ini, nantinya akan dikaitkan pula dengan sisa peradaban Hindu-Budha yang ada di Cermee. Yakni temuan bata-bata kuno yang ada di dalam sumur kuno era Majapahit.

"Kemungkinan ada kaitannya. Nanti di Cermee juga akan kita jadikan objek sejarah sebagaimana Desa Prajekan Lor," pungkasnya.

Pemkab Bondowoso berharap penggalian candi yang diduga peninggalan Majapahit, di Desa Prajekan Lor Kecamatan Prajekan itu berjalan lancar.(*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com