LDII Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Indonesia

Home / Berita / LDII Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Indonesia
LDII Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya Terbesar di Indonesia Pekerja saat membersihkan panel Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pondok Pesantren Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Wali Barokah di Kota Kediri, Jawa Timur. (FOTO: Istimewa)

TIMESBONDOWOSO, TUBANLDII (Lembaga Dakwah Islam Indonesia) mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Pondok Pesantren Wali Barokah, Kediri, Jawa Timur. Pembangunan PLTS senilai Rp 10 miliar dengan panel surya seluas 41 meter x 40 meter tersebut mampu menghasilkan listrik 220.000 Watt per hari.

Ketua DPP LDII Prasetyo Sunaryo, Jumat (17/05/2019), melalui pres rilis yang diterima TIMESIndonesia mengatakan, selama ini pondok pesantren masih tergantung kepada perusahaan listrik negara (PLN) dalam membantu penerangan di lingkungan pondok. Akibatnya beban biaya yang ditanggung terus meningkat seiring dengan besarnya pemakaian listrik.

membersihkan-panel-PLTS.jpg

"Berkacara dari hal tersebut DPP LDII melakukan terobosan berupa pembangunan PLTS sendiri. Sebagai tahap awal dibangung di Ponpes Wali Barokah kota Kediri," kata Prasetyo Sunaryo.

Pengembangan PLTS yang terbesar di Indonesia untuk ponpes ini, dikatakan Prasetyo merupakan bentuk pemanfaatan dan penerapan energi baru terbarukan (EBT) sesuai dengan rencana jangka panjang organisasi.

Menurut Prasetyo, ponpes yang menggunakan sebesar PLTS ini yang pertama di Indonesia. Ini wujud paradigma khusus tidak cukup dengan cara pandang perbandingan harga saja. Pendayagunaan EBT komparasinya bukan terhadap harga BBM, tetapi harus terhadap pengandaian apabila terjadi kelangkaan energy BBM. Ini yang menjadi pemahaman organisasi yang kita terapkan.

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com