Warga Binaan Asimilasi di Bapas Magelang Dapat Bantuan Sembako

Home / Berita / Warga Binaan Asimilasi di Bapas Magelang Dapat Bantuan Sembako
Warga Binaan Asimilasi di Bapas Magelang Dapat Bantuan Sembako Sebanyak 41 orang warga binaan asimilasi Badan Pemasyarakatan Magelang (Bapas Magelang) menerima bantuan sosial, Kamis (13/8/2020). (FOTO: Bapas Magelang for TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESBONDOWOSO, MAGELANG – Sebanyak 41 orang warga binaan asimilasi Badan Pemasyarakatan Magelang (Bapas Magelang)  menerima bantuan sosial, Kamis (13/8/2020). Bantuan sosial berupa paket sembako ini diberikan sebagai wujud kepedulian pemerintah kepada warga binaan asimilasi yang terdampak pandemi Covid-19.

Bertempat di Aula Kantor Bapas Magelang, kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Magelang, Kapolresta Magelang, perwakilan Ketua PN Kota Magelang, Kepala Kejaksaan Kota Magelang, Komandan Kodim 0705, Kepala Lapas Magelang, dan Kepala Bapas Magelang.

Kepala Bapas Magelang, Sapto Isnugroho, menyampaikan fungsi Balai Pemasyarakatan dan peranannya dalam pelaksanaan asimilasi selama masa pandemi Covid-19. 

Badan-Pemasyarakatan-Magelang-2.jpg

"Kondisi Lapas yang overkapasitas membuat penyebaran Covid-19 di dalam Lapas menjadi riskan dan sangat beresiko, karena bila satu tertular kemungkinan satu lapas bisa tertular juga," ujar Sapto.

Hal ini ditegaskan juga oleh Kapolresta Magelang, AKBP Nugroho Ari Setyawan, mengatakan dampak dari penyebaran virus Covid-19 juga tampak pada Sistem Peradilan Pidana dimana Lapas Magelang tidak menerima titipan tahanan dan prosedur penerimaan terpidana yang telah inkrah menjadi lebih ketat untuk mencegah penyebaran virus di dalam Lapas. 

"Hal ini menimbulkan permasalahan pada semakin banyaknya pelaku tindak pidana yang menjalani penahanan di Polres Setempat," tegasnya.

Nugroho juga mengingatkan tindakan pencegahan harus tetap dijalankan agar meminimalisir penyebaran Covid-19 di dalam lapas. Warga binaan terus disosialisasikan tetang protokol kesehatan di dalam lapas agar terhindar dari virus ini.

Setiap warga binaan asimilasi Bapas Magelang menerima paket bantuan yang berisi 20kg beras, 10 pak mie instan, 2 liter minyak goreng, dan 2 kg gula. Forkopimda berharap bantuan yang diberikan dapat sedikit meringankan beban ekonomi warga binaan dan dapat memotivasi mereka untuk melaksanakan program bimbingan  secara tuntas. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com