HIMPSI Malang Bekali Pendidikan Psikologi di Kampung Tangguh Baba’an, Malang

Home / Berita / HIMPSI Malang Bekali Pendidikan Psikologi di Kampung Tangguh Baba’an, Malang
HIMPSI Malang Bekali Pendidikan Psikologi di Kampung Tangguh Baba’an, Malang Kelompok Bina Keluarga Remaja Mawar yang berada pada divisi psikologi Kampung Tangguh Dusun Baba’an menggelar Psikoedukasi online bareng HIMPSI cabang Malang. ( FOTO: HIMPSI Malang for TIMES Indonesia)
Fokus Berita

TIMESBONDOWOSO, MALANG – Berbagai cara dilakukan warga untuk memutus mata rantai penularan Covid-19. Salah satunya yang dilakukan oleh Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI) cabang Malang bersama Kampung Tangguh Baba’an, desa Ngenep, Karangploso, Kabupaten Malang.

Kelompok Bina Keluarga Remaja Mawar yang berada pada divisi psikologi Kampung Tangguh Dusun Baba’an menggelar Psikoedukasi online bareng HIMPSI cabang Malang.

Penanggung jawab acara, Nawang Warsi mengatakan acara Psikoedukasi Online ini sebelumnya bekerjasama dengan fakultas Psikologi Unmer Malang.

HIMPSI-Malang-b.jpg

Nah, kali ini, pihaknya menghadirkan dua narasumber yang juga psikolog HIMPSI Malang, yakni Eka Indah Nurmawati, dan Nia Paramita.

Eka Indah mengatakan di masa pandemi Covid-19 ini, sebenarnya banyak sekali dijumpai orang cemas, stress, dan depresi. Utamanya anak-anak remaja yang  mengalami gangguan belajar, sulit makan, susah tidur bahkan sakit dan muncul perilaku di luar kebiasaan sehari-hari karena lamanya belajar di rumah.

“Karenanya di keluarga diperlukan peran orang tua untuk mendamping remaja, dan yang terbaik adalah memberikan contoh terbaik bagi anak remajanya untuk melakukan kegiatan positif dan produktif di masa pandemi,” kata Eka dalam keterangannya di Malang, Sabtu (11/07/2020).

Nia Paramita dalam paparannya menyarankan para orang tua agar mengajarkan pada anak-anak remaja tentang relisiensi. Bahwa orang tua harus membentuk karakter remaja untuk berhasil beradaptasi pada kondisi yang tidak menyenangkan.

“Orang tua harus memahamkan pada anak tentang kondisi dan situasi sulit seperti ini, agar anak-anak remaja tetap perlu belajar dan meningkatkan prestasi, menggali potensi sehingga bisa beradaptasi dengan masa depannya,” terangnya.

HIMPSI-Malang-c.jpg

Ketua HIMPSI Malang, Isa Wahyudi mengapresiasi kegiatan ini. Ia berharap ada keberlajutan kerja sama dengan kampung tangguh lainnya.

“Sehingga perlu ditingkatkan dalam bentuk kegiatan bina prestasi keluarga,” katanya.  

Sementara itu, Bupati Malang Sanusi yang sedang melakukan kunjungan kerja di Karangploso, menyempatkan diri bergabung dalam acara Psikoedukasi Online.

Abah Sanusi mengatakan, kunjungan itu sekaligus memberikan dorongan dan motivasi kepada masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan demi memutus persebaran wabah Covid-19 di wilayahnya.

“Tangguh secara psikologi itu penting di masa Covid dan new normal seperti ini karena masyarakat bisa berkurang kecemasannya, stress, bahkan depresi,” kata Abah Sanusi.

Selain tangguh psikologi, Abah Sanusi membeberkan 6 indikator lainnya untuk mengukur ketangguhan sebuah kampung di masa Covid-19. Antara lain tangguh logistik, tangguh sumber daya manusia (SDM), tangguh informasi, tangguh kesehatan, tangguh keamanan dan ketertiban, serta tangguh budaya. “Dimana semua divisi Kampung Tangguh ada semua di dusun Baba’an ini,” pungkas Sanusi. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com