Pertengahan Juli Destinasi Wisata Dibuka, DPRD Bondowoso: Pastikan Pengunjung Aman 

Home / Berita / Pertengahan Juli Destinasi Wisata Dibuka, DPRD Bondowoso: Pastikan Pengunjung Aman 
Pertengahan Juli Destinasi Wisata Dibuka, DPRD Bondowoso: Pastikan Pengunjung Aman  Anggota Komisi III DPRD Bondowoso saat kunker ke Disparpora, untuk memastikan kesiapan wisata di Bumi Ki Ronggo era new normal, yang rencananya akan dibuka pertengahan Juli (FOTO: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Fokus Berita

TIMESBONDOWOSO, BONDOWOSO – Di tengah adaptasi kebiasaan baru (AKB) saat pandemi Covid-19. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Bondowoso, berencana membuka destinasi wisata secara bertahap, pada pertengahan Juli 2020.

Namun demikian, sebanyak 34 objek wisata di Bondowoso tidak akan dibuka semua. Hanya beberapa saja, sebagai percobaan dulu.

Dalam rangka memastikan kesiapan tersebut, Komisi III DPRD Bondowoso sebagai mitra, melakukan kunjungan kerja ke Disparpora, Selasa (30/6/2020).

Ketua Komisi III DPRD Bondowoso, Sutriyono mengantakan, dari 34 objek wisata. Hanya ada 14 yang akan dibuka tahap awal, sebagai bahan evaluasi. 

"Hal itu sebagai pilot. Apakah aman atau tidak. Apalagi kondisi penyebaran Covid-19 di Bondowoso masih menunjukkan peningkatan," katanya saat dikonfirmasi.

Dia mengimbau, agar dinas terkait memastikan keamanan bagi pengunjung di tempat wisata. Khususnya di tengah pandemi Covid-19.

"Harus ada tempat cuci tangan, pakai masker, physical distancing, kapasitas tempat wisata diisi 50 persen. Artinya, separuh saja yang boleh masuk dari kapasitas biasanya," jelas Politisi PKB ini.

Dijelaskannya juga, pembukaan tempat wisata ini masih menunggu Perbup. Termasuk sambil menunggu kesiapan fasilitas di tempat wisata. "Seperti ketersediaan thermogun, tandon dan sebagainya," imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Disparpora, Retno Wulandari mengatakan, pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada seluruh pengelola jasa usaha parwisata. Baik yang dikelola pemerintah maupun swasta. 

"Sekaligus menginventarisir segala perlengkapan yang dibutuhkan. Terkait anggaran, kita siapkan Rp 800 juta untuk untuk pariwasata era new normal," terangnya.

Menurutnya, tahap awal dilakukan simulasi di destinasi wisata alam terbuka. Namun pihaknya masih melihat kondisi penyebaran Covid-19 di Bondowoso. "Kita tekankan agar pengelola destinasi wisata benar-benar menerapkan protokol kesehatan. Nanti akan kita buatkan stiker, ditempel yang sudah layak. Kita akan evaluasi," tegasnya. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com