Satu PDP di RSUD Koesnadi Bondowoso Positif Corona

Home / Berita / Satu PDP di RSUD Koesnadi Bondowoso Positif Corona
Satu PDP di RSUD Koesnadi Bondowoso Positif Corona Ruang isolasi RSUD dr Koesnadi (Foto: Moh Bahri/TIMES Indonesia).
Fokus Berita

TIMESBONDOWOSO, BONDOWOSO – Satu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) rujukan luar kota, yang dirawat di RSUD dr Koesnadi Bondowoso, kini dinyatakan positif Virus Corona (Covid-19).

Di RSUD Koesnadi sendiri ada tiga PDP, rujukan dari Situbondo. Hasil laboratorium, satu dinyatakan positif dan satu negatif. Sementara satu lagi belum keluar hasil labnya.

Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso, Muhammad Imron membenarkan, kalau ada PDP dirawat di  RSUD Koesnadi Bondowoso.

“Sampai sekarang belum pulang. Dan kita baru dapat informasi hasil laboratnya tadi malam, dinyatakan positif Corona," katanya.

Sementara kondisi pasien saat ini kata dia, stabil dan juga sudah tidak panas. Ini berdasarkan informasi dari tim medis RSUD setempat.

"Doakan saja walaupun itu positif. Penanganan di tempat kita maksimal. Nanti akan dilakukan pemeriksaan ulang. Kalau sudah negatif nanti akan dipulangkan," jelasnya. 

Ketiga pasien tersebut, dirujuk ke Bondowoso karena RSUD Koesnadi merupakan rumah sakit tipe B, yang ditunjuk sebagai salah satu rumah sakit rujukan Corona. 

"Satunya negatif, sudah ada hasilnya. Satu lagi belum keluar hasilnya," imbuh pria yang akrab disapa dokter Imron tersebut. 

Dia meminta masyarakat tidak khawatir. Karena penanganan pasien yang positif Covid-19 itu sesuai dengan Protab di rumah sakit. 

"Makanya di sana diisolasi. Diisolir, diberikan ruangan khusus, tidak bercampur dengan pasien lainnya,” paparnya.

Sementara tenaga medis dan paramedis pun dilengkapi dengan APD atau alat pelindung diri. Jadi diharapkan tak perlu khawatir. 

“Karena bagaimana pun juga semakin cepat kita mengetahui, semakin kita melakukan penanganan sebaik-baiknya," terangnya.

Informasi yang dihimpun, sampai dengan Kamis 26 Maret 2020 Pukul 13:00 WIB, ODP Virus Corona di Kabupaten Bondowoso mencapai 178. Data itu berdasarkan dari Dinas Kesehatan setempat. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com