Akibat Ledakan Gas Melon, Dua Warga di Bondowoso Luka Bakar Serius

Home / Berita / Akibat Ledakan Gas Melon, Dua Warga di Bondowoso Luka Bakar Serius
Akibat Ledakan Gas Melon, Dua Warga di Bondowoso Luka Bakar Serius Korban ledakan gas melon mengalami luka bakar dan dirujuk ke rumah sakit di Jember (FOTO: Istimewa)

TIMESBONDOWOSO, BONDOWOSO – Dua warga Desa Kembang Kecamatan Bondowoso mengalami luka bakar serius, akibat ledakan gas melon atau LPG 3 kilo. Keduanya adalah Asmo Pak Beni (70 tahun), dan putranya Abdul Rosi (15 tahun).

Informasi dari salah seorang warga, Oki menyebutkan, bahwa Pak Asmo mengalami luka bakar cukup parah. Karena itu, korban dilarikan ke salah satu rumah sakit di Jember.  

“Sedangkan anaknya mengalami luka bakar di sekujur kakinya. Bapaknya dirujuk ke Jember,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek Kota, AKP Heru Wahyudi, menerangkan, pihaknya telah turun ke lokasi. Bahkan, telah mendatangi korban ke RSUD dr. Koesnadi.

“Jajaran langsung ke lokasi begitu kejadian. Saya turun melihat korban di RSD Koesnadi,” terangnya.

Berdasarkan keterangan saksi, kejadian bermula ketika Abdul Rosi membenahi tabung gas di dapur. Di dekat tungku yang masih ada apinya.

Saat bersamaan tabung gas ngojos. Api yang dekat membuatnya menyala. Karena ngojos, gas dilempar ke dap air.  “Dap airnya terbakar, orangnya ikut terbakar,” sambungnya.

Asmo alias Pak Beni, dimungkinkan saat kejadian, bermaksud menolong anaknya. Namun dia justru yang mendapat luka bakar cukup parah.

Tetangga sekitar sempat mengevakuasi korban, dan membawa kedua korban ke Puskesmas Nangkaan untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun karena luka bakar yang parah, akhirnya kedua korban ledakan gas melon, dilarikan ke RSUD dr. Koesnadi Bondowoso. Asmo dirujuk ke RSD Soebandi Jember karena harus mendapat perawatan yang lebih intensif. (*)

Baca Berita Peristiwa dan Politik terbaru di Indonesia dan luar negeri lainnya hanya di TIMES Indonesia.

Berita Lainnya

Komentar

Top
satriamedia.com